SMP Juara Bandung Diizinkan untuk Melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka

SMPJUARABANDUNG.SCH.ID – BANDUNG, SMP Juara Bandung Diizinkan/DIrekomendasikan oleh Satuan Tugas Covid-19 tingkat kecamatan untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Tahun Ajaran 2021/2022. Tidak semua sekolah diizinkan/direkomendasikan melaksanakan PTM hanya sekolah yang telah memenuhi kriteria yang diizinkan untuk melaksanakan PTM diantara kriteria yang paling utama adalah kesiapan sarana dan prasarana ketika melaksanakan PTM.

Berdasarkan Rekomendasi No. PK.02.01/221-Kec. Nyileuk/V/2021 yang ditandatangani oleh Camat Panyileukan Selaku Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Panyileukan. Dalam rekomendasi tersebut Satgas Covid-19 Kecamatan Panyileukan mengizinkan/merekomendasikan Satuan Pendidikan sebagaimana daftar terlampir yang sudah dianggap layak oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesiapan PTM Terbatas dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas pada Tahap Uji Coba/Simulasi dari Tanggal 7 s.d 18 Juni 2021.

Dengan ketentuan sebagai berikut:

  1. Berpedoman kepada Panduan Persiapan dan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Kota Bandung yang dikeluarkan oleh Satua Tugas Penanggulanagan Covid-19 Kota
  2. Satuan Pendidikan yang diizinkan melaksanakan uji coba/simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, wajib melengkapi sarana prasarana penunjang penerapan protokol kesehatan dan memiliki serta menerapkan SOP pembelajaran di sekolah sesuai protokol kesehatan yang telah ditentukan.
  3. Melakukan tindakan-tindakan lainnya yang dipandang perlu dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan.
  4. Satuan Pendidikan menyampaikan laporan secara periodik kepada Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan dan Dinas Pendidikan/Kemenag terkait dengan perkembangan penyelenggaraan. Ujicoba/Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.
  5. Apabila dalam proses pembelajaran ditemukan adanya pelanggaran/ketidakdisiplinan
    terhadap ketentuan, petunjuk dan aturan tersebut di atas, maka Satgas Covid-19 Kecamatan dapat menghentikan proses pembelajaran selanjutnya.

(Kontributor: Tarudin, S.Pd.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *